PENENTUAN KADAR TRIGLISERIDA PADA PEROKOK USIA 20-50 TAHUN DI RUMAH SAKIT UMUM AVISENA
PENENTUAN KADAR TRIGLISERIDA PADA PEROKOK USIA 20-50 TAHUN DI RUMAH SAKIT UMUM AVISENA
Abstract
Latar Belakang: Seseorang yang menghisap rokok 20 batang atau lebih dalam sehari, berisiko dua kali lipat lebih tinggi untuk terserang penyakit jantung koroner (PJK) daripada yang tidak merokok. Selain berisiko menderita penyakit jantung koroner, perokok bahkan memiliki risiko yang tinggi untuk menderita penyakit seperti stroke, bronkitis kronis, dan kanker. Risiko yang disebabkan oleh merokok jauh lebih besar daripada risiko kelebihan berat badan (Anies, 2015).
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar trigliserida pada perokok usia 20-50 tahun di RSU Avisena.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar trigliserida pada perokok usia 20-50 tahun.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa kadar trigliserida tertinggi yaitu 399 mg/dL dan kadar trigliserida terendah yaitu 71 mg/dL. Rata-rata kadar trigliserida yang didapat yaitu 169,7 mg/dL yang menunjukan kadar trigliserida lebih tinggi dari nilai normal yaitu < 150 mg/dL.
Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata – rata kadar trigliserida pada perokok usia 20-50 tahun adalah 169,7 mg/dL yang menunjukan kadar trigliserida lebih tinggi dari nilai normal yaitu <150 mg/dL. Berdasarkan pengambilan data yang telah dilakukan, didapatkan 30 subjek penelitian dengan kadar trigliserida lebih tinggi sebanyak 18 subjek dan 12 subjek dengan kadar trigliserida normal.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License